Sabtu, 24 Januari 2009

Akal Budi Harap Perisai

Tergenang ku di arus
Tenggelam ku di hening
Basah ku di tandus
Berlumpur ku di tanah kering
Berpeluh ku di salju
Membeku ku di terik
Dua dimensi pisahkan akal budi
Agamaku meringis menepi
Hitamku mendekat melambai
Di kelopak mataku bunga berduri
Di lisanku abstraksi bergerigi
Di pendengaranku berita iri dan dengki
Di genggamanku bara api
Di langkahku di tangis bumi
Di lambungku makanan mendidih
Oh dosa bak jeruji
Menangkapku, menindas..sampai geli dan sampai kumati
Berikanlah (Allah) ku perisai
Atau senjata tuk bela diri

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Wah puisinya tentang akal budi bermakna dalam sekali saya tidak mudah menyelaminya....
Http://BudiNurdiansyah.blogspot.com